Hukum Archimedes
Memahami prinsip fisika yang memungkinkan kapal selam beroperasi di bawah air dan kapal laut tetap terapung di permukaan.
Mengapa Benda Terasa Ringan di Air?
Ketika benda dimasukkan ke dalam air, benda terlihat lebih ringan karena adanya gaya apung (Fa) yang mendorong benda ke atas.
F_a = w_{bu} - w_{ba}
Gaya apung berlawanan dengan arah gravitasi, membuat benda seolah kehilangan berat.
Bunyi Hukum Archimedes
"Jika benda dicelupkan ke dalam zat cair, maka benda itu akan mendapat gaya ke atas yang sama besar dengan berat zat cair yang didesak oleh benda tersebut"
Rumus Gaya Apung
F_a = \rho_c \times V_{cp} \times g
Keterangan
  • ρc = Massa jenis zat cair
  • Vcp = Volume zat cair yang dipindahkan
  • g = Percepatan gravitasi
Kondisi Terapung, Melayang, dan Tenggelam
01
Terapung
Gaya apung lebih besar dari berat benda
02
Melayang
Gaya apung sama dengan berat benda
03
Tenggelam
Gaya apung lebih kecil dari berat benda
Mengapa Kapal Laut Tidak Tenggelam?
Kapal laut terbuat dari logam namun tetap terapung karena struktur berongga yang memungkinkan memindahkan air laut dalam jumlah besar.
Volume air yang dipindahkan menghasilkan gaya apung yang sama besar dengan berat kapal, sehingga kapal dapat terapung stabil.
Mekanisme Kapal Selam
Kapal selam dapat terapung, melayang, dan tenggelam dengan mengatur jumlah air di dalam badan kapal.
1
Menyelam
Air laut dimasukkan ke badan kapal untuk menambah berat
2
Melayang
Sebagian air dikeluarkan hingga berat = gaya apung
3
Mengapung
Air dikeluarkan lebih banyak untuk mengurangi berat total
Made with